Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Hadist.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hadist.. Tampilkan semua postingan

Wanita Penebar Dosa

Minggu, 11 Agustus 2013


Wanita Penebar Dosa

Di saat yang sama, Islam melarang keras kaum muslimin untuk menjadi manusia yang paling merugikan bagi masyarakatnya. Manusia yang menjadi sumber keburukan dan sumber dosa bagi lingkungannya. Manusia yang menjadi sebab orang lain berbuat maksiat. Jika sahabat disebut manusia terbaik karena menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah yang mungkar, maka manusia paling buruk adalah manusia yang menyuruh kepada kemungkaran, dan pada saat yang sama mencegah dari perbuatan ma’ruf. Itulah manusia yang tidak bisa diharapkan kebaikannya, dan kita tidak bisa merasa aman dari keburukannya. Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam,


Hadis Palsu dan Lemah Seputar Ramadhan

Kamis, 18 Juli 2013


Barang siapa berdusta atas namaku degan sengaja maka hendaknya dia mempersiapkan tempat duduknya dineraka (Hr. Bukhara no.110 dan muslim no.31)

Hadist Pertama.
Barang siapa yang bergembira dengan kedatangan bulan ramadhanniscaya allh mengharamkan jasadanya dari neraka
 (terdapat dalam kitab Durotun Nasihin tanpa sanad, para ulama berkata hadist ini tidak ada asal usulnya dan palsu)

Hadist Kedua,
Ketika rasulullah sedang berkutbah pada shalat jum’at (dalam bulan Sya’ban).
Beliau mengatakan amin sampai 3 kali, dan sahabat begitu mendengar sahabat spontan mengatakan amin,,
Tapi sahabat binging, kenapa rasullah berkata amin sampai 3 kali,,
Ketika selesai sholat jum’a para sahabat bertanya kepada rasulullah,
Kemudian berliau mejelaskan:
“ ketika aku sedang berkutbah, datanglah malaikat jibril dan berbihik “wahai rasullulah aminkan doaku ini,” doa malaikat jibril itu adalah:”ya allah tolong abaikan puasa umat Muhammad apabila sebelum memasuki bulan ramadhan dia belum:
1.    Memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya.
2.    Bermaafan terlebih dahulu antara suami-istri
3.    Bermaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitar.
(hadist ini palsu, tidak ada asal-usulnya bahkan teks arabnyapun tidak ditemukan dalam ratusan kitab para ulama.)